Accenture Goes to Program Studi Teknik Manufaktur: Guest Lecture dan Campus Hiring Buka Peluang Karier di Industri Manufaktur Digital
Submitted by admin on Thu, 2025-11-20 20:07
Yogyakarta, 20 November 2025 — Program Studi Teknik Manufaktur Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menghadirkan kegiatan penguatan kompetensi dan karier mahasiswa melalui acara Accenture Goes to Program Studi Teknik Manufaktur, yang dikemas dalam bentuk Guest Lecture dan Campus Hiring. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung KPLT Lantai 3, Fakultas Teknik UNY, dan diikuti oleh mahasiswa Teknik Manufaktur serta mahasiswa lintas program studi di lingkungan Fakultas Teknik.
Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara dari Accenture Indonesia, yaitu Trias Ertanto selaku SAP Manager dan Ferry Wiria selaku Managing Director Accenture Indonesia. Acara dibuka dengan sambutan dari pimpinan Program Studi Teknik Manufaktur beserta dosen pengampu yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan lulusan teknik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Dalam sesi Guest Lecture, para pembicara memaparkan peran transformasi digital dalam industri manufaktur, khususnya melalui pemanfaatan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) seperti SAP yang kini banyak digunakan untuk integrasi proses produksi, perencanaan material, manajemen rantai pasok, hingga pengendalian kualitas. Trias Ertanto menekankan bahwa pemahaman sistem digital terintegrasi menjadi kompetensi penting bagi lulusan Teknik Manufaktur di era industri 4.0 dan smart manufacturing. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program sertifikasi digital merupakan investasi strategis untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Sementara itu, Ferry Wiria memberikan gambaran mengenai kultur kerja di Accenture, peluang karier global, serta peran lulusan teknik dalam proyek-proyek konsultansi teknologi dan transformasi industri. Ia mendorong mahasiswa Teknik Manufaktur untuk berani mengembangkan kompetensi lintas bidang, tidak hanya pada aspek teknis manufaktur, tetapi juga pada penguasaan sistem digital, analisis proses, dan inovasi berbasis teknologi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Campus Hiring, di mana mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mendaftarkan diri secara langsung sebagai kandidat Accenture dengan menyerahkan CV di lokasi kegiatan. Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi, mencerminkan besarnya minat terhadap peluang karier di perusahaan global yang bergerak di bidang konsultansi teknologi dan transformasi industri.
Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling interaktif, dengan berbagai pertanyaan yang diajukan mahasiswa terkait kesiapan kompetensi lulusan Teknik Manufaktur, peluang karier di sektor manufaktur digital, serta strategi memasuki dunia kerja global. Diskusi ini menunjukkan tingginya kesadaran mahasiswa akan pentingnya penguasaan teknologi digital dalam mendukung karier di bidang manufaktur modern.
Melalui kegiatan Accenture Goes to Program Studi Teknik Manufaktur, diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan, motivasi, serta akses langsung terhadap peluang karier yang relevan dengan perkembangan industri manufaktur berbasis digital. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan industri dalam menyiapkan lulusan Teknik Manufaktur yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.
