
Kerjasama
Program Studi S1 Teknik Manufaktur terus memperkuat jejaring kerja sama strategis di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pengembangan manufaktur berbasis green manufacturing. Berbagai kemitraan nasional dan internasional dikembangkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, relevansi riset, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri.
Dalam bidang pendidikan, kerja sama dijalin dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, antara lain Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) melalui kegiatan pertukaran mahasiswa dan dosen, guest lecture, serta penguatan pembelajaran lintas institusi. Selain itu, kerja sama pendidikan juga dilakukan dengan Technische Universität Dresden (TUD), Jerman, yang difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pengayaan wawasan akademik di bidang manufaktur dan rekayasa modern.
Pada bidang penelitian, Program Studi Teknik Manufaktur mengembangkan kolaborasi riset berorientasi inovasi dan keberlanjutan. Kerja sama strategis dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) difokuskan pada rekayasa komposit berbasis bahan alam, yang diarahkan pada pengembangan material ramah lingkungan dan implementasi konsep green manufacturing. Sementara itu, kerja sama dengan University of Warwick, Inggris, memperkuat bidang desain produk dan Computer-Aided Design (CAD) sebagai bagian dari pengembangan rekayasa manufaktur berbasis digital.
Kerja sama dengan industri internasional menjadi pilar penting dalam penguatan kompetensi mahasiswa dan daya serap lulusan. Program Studi Teknik Manufaktur menjalin kemitraan dengan Tayo Joint Jepang di bidang manufaktur, yang mencakup pengiriman mahasiswa untuk magang industri ke Jepang. Melalui kerja sama ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di lingkungan industri global, serta telah dihasilkan rekrutmen lulusan Teknik Manufaktur sebagai pegawai di perusahaan Jepang. Selain itu, kemitraan dengan Nihon Seiki dan Komatsu difokuskan pada program magang mahasiswa serta rekrutmen alumni sebagai pegawai, sehingga memperkuat keterkaitan antara proses pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.
Pada bidang pengabdian kepada masyarakat (PkM), implementasi keilmuan Teknik Manufaktur diwujudkan melalui penerapan teknologi dan pendampingan teknis yang berdampak langsung. Salah satu kegiatan PkM yang telah dilaksanakan yaitu program pemberian mesin pemilah sampah di Kelurahan Bumijo, Kota Yogyakarta, sebagai upaya mendukung pengelolaan lingkungan dan prinsip keberlanjutan. Selain itu, implementasi keilmuan juga dilakukan di Pemerintah Desa Ringinlarik, Boyolali, melalui pendampingan teknis dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur jembatan Desa Kalibening, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menunjukkan peran aktif Program Studi Teknik Manufaktur dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis penerapan ilmu dan teknologi.
Secara keseluruhan, kerja sama yang dikembangkan oleh Program Studi Teknik Manufaktur tidak hanya memperkuat pendidikan dan penelitian, tetapi juga memastikan bahwa hasil keilmuan dan teknologi manufaktur dapat diterapkan secara nyata melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan manufaktur berkelanjutan yang bermanfaat bagi industri, lingkungan, dan masyarakat luas.
| Attachment | Size |
|---|---|
| 1.74 MB | |
| 3.16 MB | |
| 664.23 KB | |
| 673.5 KB | |
| 333.82 KB |

Pengisian Data :
User Login
Copyright © 2026,