
Bahasa Indonesia
English

Yogyakarta, 6 Oktober 2025 –
Program Studi Teknik Manufaktur UNY Hadirkan Visiting Professor UMPSA Bahas Material Berkelanjutan untuk Elektronika Masa Depan
Program Studi Teknik Manufaktur menyambut kehadiran Visiting Professor dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA), Dr. Nurhafizah Abu Talip Yusof, dalam kegiatan kuliah umum bertajuk “From Pineapple Leaves to Antennas: Exploring Sustainable Materials for Future Electronics”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 September 2025 dan bertempat di Laboratorium Bahan dan Pengolahan, Departemen Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kuliah umum ini merupakan bagian dari perkuliahan mata kuliah Polimer dan Komposit yang diampu oleh Dr. Henny Pratiwi, M.Eng., sekaligus menjadi bentuk penguatan internasionalisasi pembelajaran di Program Studi Teknik Manufaktur. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa yang mendapatkan pemaparan langsung mengenai pengembangan material berkelanjutan untuk aplikasi teknologi elektronik masa depan.
Dr. Nurhafizah merupakan akademisi dan peneliti dari UMPSA yang menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Tokyo University of Science, Jepang. Beliau dikenal memiliki kepakaran dalam bidang sensor dan antena, pengembangan material maju, analisis permukaan, serta karakterisasi material. Dalam beberapa tahun terakhir, fokus risetnya diarahkan pada pengembangan material ramah lingkungan berbasis sumber daya alam tropis, khususnya pemanfaatan serat daun nanas sebagai material alternatif untuk komponen elektronik.
Dalam pemaparannya, Dr. Nurhafizah menjelaskan potensi besar biomassa pertanian, khususnya limbah daun nanas, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pendekatan rekayasa material dan karakterisasi yang tepat, serat daun nanas dapat dikembangkan menjadi komposit berbasis serat alam dengan sifat dielektrik yang sesuai untuk aplikasi substrat antena pada sistem komunikasi modern. Penelitian ini sejalan dengan konsep green electronics dan sustainable materials, yang mengedepankan efisiensi sumber daya dan pengurangan dampak lingkungan.
Selain aspek teknis, Dr. Nurhafizah juga mengajak mahasiswa untuk mengubah cara pandang terhadap limbah. Ia menekankan bahwa limbah bukan sekadar masalah, melainkan sumber inovasi bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola dengan pendekatan ilmiah yang tepat. “If we understand the science behind waste materials, we can turn them into wealth—creating something valuable while saving our environment,” tutur Dr. Nurhafizah dalam sesi kuliah.
Melalui kegiatan Visiting Professor ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh penguatan konsep polimer dan komposit, tetapi juga wawasan global mengenai arah riset material berkelanjutan serta peluang pengembangan teknologi manufaktur ramah lingkungan di masa depan.
Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi di FT UNY, meliputi S1 Pendidikan Tata Boga, S1 Pendidikan Tata Busana, S1 Teknik Industri, serta mahasiswa S2 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Para dosen dari Departemen Pendidikan Teknik Boga dan Busana (PTBB) juga turut hadir untuk memperdalam wawasan kolaboratif dalam bidang penelitian dan pembelajaran. Interaksi selama kuliah berlangsung sangat dinamis. Beberapa mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan, seperti peluang penerapan riset daun nanas di industri fesyen lokal serta bagaimana kolaborasi riset dapat dilakukan antara mahasiswa UNY dan UMPSA.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FT UNY dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dr. Nurhafizah dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kerja sama akademik internasional antara UNY dan UMPSA. Melalui program Visiting Professor, diharapkan akan muncul riset bersama (joint research), program pertukaran mahasiswa, dan publikasi kolaboratif di bidang inovasi material berkelanjutan serta pengembangan produk ramah lingkungan. “Mahasiswa perlu memiliki perspektif global dalam mengelola sumber daya lokal. Kuliah seperti ini memberi inspirasi bahwa kreativitas dan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan solusi bagi masa depan yang berkelanjutan,” ujar salah satu dosen PTBB FT UNY.
Kegiatan kuliah umum ini tidak hanya memberikan inspirasi ilmiah, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya inovasi berbasis keberlanjutan di era modern. Melalui pertemuan akademik internasional semacam ini, Fakultas Teknik UNY terus berkomitmen menjadi pusat pengembangan ilmu dan teknologi yang adaptif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat global.

Copyright © 2026,