
Bahasa Indonesia
English

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Teknik Manufaktur, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan Welding Inspector Basic bagi guru SMK YPE Sampang Cilacap pada 2–3 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 30 guru tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi dalam pengujian Non-Destructive Testing (NDT) dan pemeriksaan mutu hasil pengelasan. Kegiatan dibuka oleh Dr. Ir. Fredy Surahmanto, S.T., M.Eng. selaku ketua tim PkM FT UNY bersama Dwi Feni Indarti, S.E. selaku Kepala SMK YPE Sampang Cilacap. Tim pengabdi juga melibatkan Prof. Dr. Ir. Mujiyono, M.T., IPU., ASEAN Eng., Beni Tri Sasongko, S.T., M.Eng., Aulia Majid, S.T., M.Eng., serta lima mahasiswa yang membantu pelaksanaan praktik, pendampingan peserta, administrasi, dan dokumentasi kegiatan.
Pelatihan dilaksanakan melalui penyampaian teori, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup prinsip dasar NDT, tahapan pemeriksaan mutu sambungan las, pengenalan berbagai jenis cacat pengelasan, penggunaan peralatan inspeksi, serta penyusunan laporan hasil pemeriksaan. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai cacat las yang umum ditemukan, seperti retak, porositas, undercut, overlap, dan ketidaksesuaian dimensi manik las. Pada sesi praktik, peserta melakukan pemeriksaan terhadap spesimen hasil pengelasan dengan pendampingan tim pengabdi. Guru dilatih mengikuti prosedur inspeksi secara sistematis, menggunakan alat bantu pemeriksaan, mengidentifikasi cacat, mencatat hasil pengamatan, serta mengevaluasi kualitas sambungan las. Pendekatan praktik langsung tersebut memberikan pengalaman aplikatif yang dapat diterapkan kembali dalam pembelajaran pengelasan di sekolah.
Pelaksanaan kegiatan juga dilengkapi dengan pretest, posttest, dan pengamatan performa peserta selama praktik. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan pemahaman dan keterampilan guru setelah mengikuti pelatihan. Antusiasme peserta terlihat melalui keterlibatan aktif dalam diskusi, penyampaian pertanyaan, penggunaan alat inspeksi, dan analisis berbagai permasalahan pengelasan yang dijumpai dalam pembelajaran di SMK. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Peningkatan kompetensi profesional guru merupakan bagian penting dalam menyediakan pendidikan vokasi yang inklusif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Melalui penguasaan pemeriksaan mutu hasil pengelasan, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menekankan keterampilan mengelas, tetapi juga membangun budaya mutu, ketelitian, dan keselamatan kerja kepada peserta didik.
Selain mendukung SDG 4, kegiatan ini juga mencerminkan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan. Kerja sama FT UNY dan SMK YPE Sampang Cilacap diharapkan terus berkembang melalui pendampingan pembelajaran, pelatihan NDT tingkat lanjut, pengembangan perangkat inspeksi, dan penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Copyright © 2026,